Pilihan Utama Dalam Qurban dan Aqiqah

Cek Harga Hewan Qurban 2019

Yang Baru

Post Top Ad

Promo Gajian Januari 2019

Jumat, 01 Februari 2019

Menjawab Pertanyaan Bolehkah Qurban Satu Ekor Kambing Untuk Satu Keluarga

Menjawab Pertanyaan Bolehkah Qurban Satu Ekor Kambing Untuk Satu Keluarga

Menjawab pertanyaan bolehkah qurban satu ekor kambing untuk satu keluarga bagi penulis sendiri terasa perlu diketahui dan mungkin juga bagi saudara-saudara muslim lainnya di Indonesia. Karena sebagian besar masyarakat Indonesia termasuk penulis sendiri telah lama tersemat pemahaman bahwa qurban dilekatkan kepada setiap individu.

Islam adalah agama yang rahmatan lil 'alamin. Tidak pernah ada perintah yang mempersulit penganutnya dalam hal beribadah. Setiap hamba telah diberikan kelapangan yang berbeda-beda oleh Allah SWT. Oleh karena itu ibadah akan disesuaikan dengan kemampuan maksimal hamba tersebut.

Beberapa ulama Indonesia berpendapat bahwa ibadah qurban dilakukan atas nama keluarga. 

Dalil yang menjadi dasar pendapat tersebut adalah:
  • Peristiwa awal syariat qurban yaitu saat Nabi Ibrahim AS menyembelih Nabi Ismail AS, Allah SWT mengganti dengan sembelihan yang lain yaitu satu ekor kambing. Padahal keluarga Nabi Ibrahim ada 5 orang, namun Allah tidak mengirimkan lima ekor kambing melainkan hanya satu ekor kambing.
  • Ketika Rosulullah SAW menyembelih 2 kambing qurban. Kambing pertama disembelih atas nama Nabi SAW sendiri dan keluarga beliau. Nabi SAW memiliki keluarga besar ada banyak istri berikut dengan anak-anaknya. Ada yang masih hidup dan ada yang sudah meninggal. Dan semuanya sudah termasuk di dalamnya hanya dengan satu ekor kambing.
  • Kemudian untuk kambing kedua disembelih atas nama Nabi SAW dan umat Nabi Muhammad SAW. Hal tersebut sebagai tanda kasih sayang Rosulullah SAW kepada umatnya. Jadi orang-orang miskin yang tidak mampu berqurban di hari raya, pada dasarnya Rosulullah SAW telah berqurban lebih dulu atas nama mereka. Dan itu juga hanya dengan satu ekor kambing.
Penyebutan pada saat berqurbanpun tidak harus disebutkan satu-persatu nama anggota keluarganya. Seperti yang diajarkan Rosulullah SAW menyembelih dengan menyebut bismillahi wallahu akbar aku berkurban untukku dan untuk keluargaku.

Penyebutan itu akan termasuk semua anggota keluarga berikut dengan orang tua. Baik itu masih hidup maupun sudah meninggal.

Silahkan simak video berikut ini penjelasan dari salah satu ulama yang membenarkan bahwa berqurban itu itu mengatasnamakan keluarga yaitu Syekh Ali Jaber.


Adapun perbedaan pendapat di kalangan ulama Indonesia mengenai hal ini. Pendapat lain menyebutkan bahwa qurban melekat secara individu namun bersifat sunnah kifayah. Wallahu a'lam penulis belum menemukan referensi dalil yang dijadikan dasar atas pendapat tersebut.

Sumber video: www.youtube.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot

Halaman